Berita Terbaru Indonesia

Informasi Terupdate dan Terkini

Bawaslu Harus Segera Mengusut Dugaan Mahar Politik Rp 500 Miliar Untuk PKS Dan PAN

Situs-Bandar-Asli-Politik-Bawaslu-Harus-Segera-Mengusut-Dugaan-Mahar-Politik-Rp-500-Miliar-Untuk-PKS-Dan-PAN

Politik, Jakarta Bawaslu atau Badan Pengawas Pemilu diminta untuk bisa menyelidiki kasus dugaan mahar politik sebesar Rp 500 miliar yang kian santer terdengar. Kabar yang kini beredar di masyarakat yaitu Sandiaga Uno yang memberikan mahar tersebut kepada PAN dan juga PKS. Masalah mahar politik ini juga merupakan masalah yang cukup serius dari segi hukum dan tidak bisa ditolerir.

Aulis Fahmi selaku Ketua Cyber Indonesi menyebut bahwa mahar politik tersebut menyangkut tentang persoalan integritas bangsa. Dia menilai bahwa Indonesia tidak pantas dipimpin oleh pemimpin yang transaksional.

“Masyarakat luas memiliki hak untuk mengetahui sampai sejauh mana kredibilitas dari pemimpinnya,” kata Aulis.

Aulis juga meminta kepada Bawaslu untuk memeriksa Andi Arief serta memanggil nama-nama yang telah disebutkan dalam kasus ini. Andi Arief sendiri merupakan Wakil Sekjen Partai Demokrat. Dia juga yang menyatakan adanya mahar politik yang diberikan Sandiaga Uno kepada PAN dan PKS lewat cuitannya di Twitter.

“Masih ada waktu untuk Bawaslu mengusut kasus ini. Ini baru saja tahap pendaftaran. Tentunya harus bergerak lebih cepat,” kata Aulis.

Dia menilai bahwa kalau memang benar ada mahar politik, maka Bawaslu bisa mencoret nama calon presiden atau calon wakil presiden yang terlibat.

Baca juga lainnya : Akankah Koalisi Demokrat Dan Gerindra Berakhir?

Sementara partai politik yang terbukti menerima mahar tersebut juga harus diberi sanksi. Hal tersebut sesuai dengan pasal 228 UU RI nomor 7 tahun 2007 tentang Pemilu. Dimana isinya tentang larangan adanya mahar dalam bentuk imbalan atau dalam bentuk apapun. Janji atau komitmen untuk memberikan dana kepada partai politik yang mengusungnya.

“Sanksi ini bisa diberikan sejak dini. Ini merupakan satu langkah untuk bisa menyelamatkan demokrasi di Indonesia,” sambungnya.

Aulis juga menambahkan kalau jika nantinya pemeriksaan tersebut tidak benar adanya dugaan mahar tersebut, maka Andi Arief harus siap untuk dijerat. Pasalnya dia telah menyebarkan berita bohon melalui media elektronik.

Maksimal hanya Rp 2,5 miliar

Hadar Gumay yang merupakan pengamat politik menyarankan kepada Bawaslu untuk segera juga menyelidiki kasus ini. Nilainya yang tidak tanggaung-tanggung dimana mencapai Rp 500 miliar untuk masing-masing partai politik.

“Hal tersebut harus dipastikan agar Pemilu kita nantinya bersih dan juga berintegritas. Bawaslu harus memprosesnya,” kata Hadar.

Hadar juga menambahkan adanya pengakuan dari beberapa pihak yang kini tengah diberitakan di media bisa menjadi bahan untuk Bawaslu dalam memulai tugasnya.

“Dengan adanya pemberitaan di media dan beberapa pengakuan, tidak perlu ada yang melaporkan bisa diusut,” tambahnya.

Dia menilai jika Sandiaga Uno ingin memberikan bantuan dana untuk kampanye bagi partai politik hal itu boleh saja. Tapi sumbangan tersebut maksimalnya hanya Rp 2,5 miliar.

Dana tersebut juga harus disampaikan dan dicatat dalam Rekening Khusus Dana Kampanye oleh masing-masing partai pendukung. Jika ada dana kampanye yang dipakai untuk pemilihan presiden, maka pengelolaan dan juga tanggung jawab sepenuhnya ada pada pasangan calon.

Bandar Ceme, Agen Gaple, Judi Poker, Situs Poker, DominoQQ, Agen Poker Terpercaya, LK21, Layarkaca21 Frontier Theme