Berita Terbaru Indonesia

Informasi Terupdate dan Terkini

Meninggal Ketika Gempa, Petugas Airnav Palu Ini Naik Pangkat

Situs-Bandar-Asli-Berita-Terkini-Meninggal-Ketika-Gempa,-Petugas-Airnav-Palu-Ini-Naik-Pangkat

Berita Terkini, Jakarta. Perusahaan Umum Lembaga Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan atau Perum LPPNPI atau AirNav Indonesia, memberikan penghargaan serta apresiasi atas dedikasi yang telah ditunjukkan oleh personel Air Traffic Controller atau ATC AirNav Indonesia untuk cabang Palu, di Bandara Mutiara Sis Al-Jufrie yakni Anthonius Gunawan Agung.

Pria 22 tahun tersebut diketahui meninggal setelah memastikan salah satu pesawat mendarat dengan aman di Palu, Sulawesi Tengah. Gempa sendiri terjadi pada tanggal 28 September 2018.

Direktur dari AirNav Indonesia yakni Novie Riyanto, menyatakan bahwa Agung telah memberikan dedikasi yang sangat luar biasa. Yaitu memberikan pelayanan guna mewujudkan keselamatan dalam penerbangan.

Keluarga AirNav Indonesia sangat berduka atas kehilangan salah satu rekan mereka.

“Oleh karena itu, kami akan memberikan penghargaan kepada almarhum dengan menaikkan pangkatnya dua tingkat. Selain itu, bentuk apresiasi lain untuk keluarga yang ditinggalkan,” kata Novie.

Saat itu Novie sedang berada di Makassar guna menyambut kedatangan dari jenazah Agung. Novie juga menyampaikan pihaknya akan mengadakan upacara dalam penyerahan jenazah kepada keluarga almarhum di Makassar.

“Orangtua dari almarhum sendiri berdomisili di Papua. Tapi keluarga besarnya banyak yang tinggal di Makassar. Dari komunikasi kami dengan keluarga almarhum, Agung rencana akan dimakamkan di Makssar,” kata Novie.

Baca juga lainnya : Tips Agar Nyaman Pakai Kondom

Ketika Gempa

Anthonius Gunawan Agung merupakan salah satu personel yang bertugas di Tower ATC AirNav Indonesia cabang Palu di Bandara Mutiara Sis Al-Jufrie. Sesaat sebelum gempa terjadi, Agung sendiri sedang dalam tugasnya. Saat itu dia tengah melayani pesawat Batik Air ID 6231 yang akan lepas landas dari Palu menuju ke Makassar.

Agung juga pada saat itu juga telah memberikan ijin clearance kepada Batik ketika gempa terjadi. Personel dari AirNav lain sendiri pada saat itu tidak sedang dalam melayani dan sempat untuk melarikan diri ketika gempa.

Sementara Agung masih belum meninggalkan Tower ATC karena ada pesawat yang belum take-off.

“Ketika itu dia masih menunggu pesawat Batik sampai airborne. Usai pesawat airborne, kondisi gempa sudah semakin kuat. Dia kemudian memutuskan untuk melompat dari cabin tower yang berada di lantai 4. Akibatnya, dia mengalami patah kaki,” kata Novie.

Personel lainnya dari AirNav di Palu kemudian membawanya ke rumah sakit. Ketika di rumah sakit, didapati hasil rontgen serta kondisinya. Akan tetapi, untuk menanganinya harus dirujuk ke rumah sakit yang lebih besar karena ada indikasi luka dalam.

Akan tetapi, pihak dari AirNav sudah berusaha dengan maksimal untuk mendatangkan helikopter dari Balikpapan. Namun karena kondisi dari bandara, helikopter baru bisa diterbangkan pada pagi hari. Oleh karena itu dia sudah tidak bisa untuk diselamatkan lagi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Bandar Ceme, Agen Gaple, Judi Poker, Situs Poker, DominoQQ, Agen Poker Terpercaya, LK21, Layarkaca21 Frontier Theme